Masih menggunakan pupuk kimia untuk tanaman kesayangan? Saatnya beralih ke solusi yang lebih alami dan ramah lingkungan! Pupuk kimia memang praktis, tapi tahukah kamu bahwa penggunaan jangka panjang dapat merusak struktur tanah dan mengurangi populasi mikroorganisme bermanfaat di dalamnya? Selain itu, residu kimia pada tanaman juga berpotensi membahayakan kesehatan kita.
Yuk, coba buat pupuk cair organik sendiri di rumah! Bahan-bahannya mudah didapat, seperti kulit buah, sayuran sisa, atau bahkan tulang ikan. Proses pembuatannya pun sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama. Dengan pupuk organik, kamu tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga memberikan nutrisi alami yang lengkap bagi tanaman. Pupuk organik juga mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan daya serap air, dan membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit.
Bahan-bahan yang dibutuhkan pun mudah didapat, antara lain :
- Kulit buah: Pisang, jeruk, atau buah-buahan lainnya kaya akan nutrisi.
- Sayuran: Sisa sayuran seperti kol, wortel, atau bayam bisa dimanfaatkan.
- Tulang ikan: Sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
- Air: Gunakan air bersih yang sudah didiamkan.
- EM4 (jika ada): Mikroorganisme efektif yang mempercepat proses fermentasi.
Langkah-langkah pembuatan
- Siapkan wadah: Pilih wadah yang bersih dan berukuran sedang.
- Potong bahan: Potong-potong bahan organik menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah terfermentasi.
- Campurkan semua bahan: Masukkan semua bahan ke dalam wadah, lalu tambahkan air hingga semua bahan terendam.
- Tutup rapat: Tutup wadah dengan rapat agar tidak ada udara yang masuk.
- Fermentasi: Diamkan selama 7-10 hari di tempat yang teduh. Aduk sesekali agar proses fermentasi berjalan merata.
- Saring: Setelah proses fermentasi selesai, saring larutan pupuk menggunakan kain bersih.
- Pengenceran: Encerkan larutan pupuk dengan air bersih dengan perbandingan 1:10 sebelum digunakan.
Tips
- Pilih bahan segar: Bahan organik yang segar akan menghasilkan pupuk yang lebih berkualitas.
- Jangan terlalu banyak air: Jika terlalu banyak air, proses fermentasi akan lebih lama.
- Aduk secara teratur: Mengaduk secara teratur akan membantu proses fermentasi berjalan lebih cepat dan merata.
- Simpan di tempat yang sejuk: Simpan pupuk cair organik di tempat yang sejuk dan gelap.
Manfaat pupuk cair organik
- Memperbaiki struktur tanah: Membuat tanah menjadi lebih gembur dan subur.
- Meningkatkan pertumbuhan tanaman: Menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.
- Meningkatkan kekebalan tanaman: Membuat tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
- Ramah lingkungan: Tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar